Persita Tangerang bersiap menghadapi jadwal padat di pengujung BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini harus memainkan sembilan pertandingan dalam dua bulan terakhir musim ini.
Persita dituntut menjaga konsistensi performa di tengah tekanan jadwal yang rapat. Pelatih Carlos Pena menekankan pentingnya komitmen penuh dari seluruh pemain dalam setiap pertandingan.
Situasi ini menjadi ujian penting bagi Persita yang saat ini berada di papan atas klasemen Liga 1. Mereka masih memiliki peluang untuk mempertahankan posisi sekaligus mengejar target yang lebih tinggi.
Jadwal Padat dan Tantangan Tandang
Persita akan menghadapi lima pertandingan tandang yang tidak mudah sepanjang April hingga Mei. Lawan-lawan berat seperti Persebaya, Persik Kediri, PSIM Yogyakarta, Borneo FC, hingga Malut United sudah menanti.
Setiap laga tandang akan menjadi ujian mental dan fisik bagi skuad Persita. Konsistensi permainan menjadi kunci agar tim tetap mampu meraih poin di luar kandang.Selain itu, Persita juga harus memaksimalkan laga kandang di Indomilk Arena. Mereka dijadwalkan menjamu Arema FC, Bali United, Persijap Jepara, dan Persis Solo.
Catatan kandang Persita musim ini cukup impresif dengan raihan 26 poin. Statistik tersebut menempatkan mereka sebagai salah satu tim dengan performa kandang terbaik di liga.
Carlos Pena Tekankan Disiplin Tim
Carlos Pena menegaskan bahwa komitmen pemain menjadi fondasi utama menghadapi fase krusial ini. Ia menilai disiplin dan tanggung jawab harus tetap dijaga hingga akhir musim.
"Pertama-tama, sebelum motivasi, ada tanggung jawab dan disiplin. Setiap orang dalam skuad benar-benar berkomitmen untuk berjuang meraih 3 poin di setiap pertandingan," papar Pena.Ia juga memastikan bahwa semangat yang sudah dibangun sejak awal musim tidak boleh berubah. Tim harus terus berusaha menjaga fokus demi mencapai target kolektif dan individu.
"Kami telah melakukan ini sejak pertandingan pertama musim ini dan akan terus melakukannya hingga pertandingan terakhir. Ada tujuan kolektif dan individu yang ingin kami capai dan kami benar-benar fokus pada hal itu," ujarnya.
Persiapan tim pun telah dimulai setelah jeda libur Idul Fitri. Para pemain kembali menjalani latihan dengan kondisi yang dinilai cukup baik oleh tim pelatih.
"Para pemain sudah kembali dari masa liburan mereka dan kita pun sudah melakukan latihan selama sepekan sebelum hari raya," buka Carlos Pena.
Program latihan individu selama jeda dinilai membantu menjaga kebugaran pemain. Hal ini membuat Persita tetap siap menghadapi jadwal padat yang sudah di depan mata.


