Bangunan Pasar Lembursitu di Jalan Pelabuhan II, Kota Sukabumi, yang diresmikan dengan penuh harapan pada awal 2022, kini justru menunjukkan pemandangan kontras. Proyek megah senilai Rp 10 miliar dari program Pasar Rakyat Jabar Juara era Gubernur Ridwan Kamil tersebut kini nyaris kosong dan ditinggalkan para pedagangnya.
Secara fisik, bangunan pasar masih tampak kokoh dan representatif. Namun, ketiadaan aktivitas jual beli membuatnya tampak seperti ‘gedung mati’.
Satu per satu pedagang memilih menutup kios mereka karena jumlah pengunjung yang terus merosot drastis sejak setahun terakhir.
Informasi dihimpun, sepinya pasar ini bukan tanpa sebab. Perubahan jalur transportasi umum menjadi faktor utama yang mematikan nadi ekonomi di sana.
Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, membenarkan bahwa beralihnya titik transit mobil Elf ke terminal lain membuat pasar kehilangan calon pembeli secara masif.
“Menurut informasi para pedagang karena perpindahan elf ke Terminal Tipe C jadi ada permohonan dari angkot sehingga nanti masuk,” ungkap Een, Kamis (5/3/2026).
Siapkan Napas Baru
Sebelumnya, pasar ini bukan hanya tempat belanja, melainkan titik perjumpaan penumpang dari wilayah Pajampangan. Kini, tanpa adanya kendaraan yang melintas dan berhenti, pasar kehilangan daya tariknya.
Pemerintah Kota Sukabumi kini sedang berupaya memberikan "napas buatan" agar anggaran Rp 10 miliar tersebut tidak menjadi investasi yang sia-sia.
Diskumindag berencana memaksa arus transportasi, baik Elf maupun Angkot trayek 03, untuk kembali masuk ke area pasar.
Tak hanya menata jalur, Pemkot juga berupaya menarik kembali minat pedagang dengan menawarkan tarif sewa yang sangat murah.
“Kios paling mahal hanya sekitar Rp3 juta setahun atau Rp8 ribu per hari, sementara los hanya Rp2 ribu per hari,” jelas Een.
Selain itu, pihak dinas berjanji akan melakukan perbaikan fasilitas tambahan seperti pemasangan kanopi dan pengaspalan area parkir agar lebih nyaman.
Targetnya, dengan koordinasi bersama bandar besar untuk menekan harga barang, Pasar Lembursitu bisa kembali kompetitif dan kembali ramai seperti saat pertama kali diresmikan.
Tags:
Politik
