Dukung Operasional Becak Listrik, Pemkab Tulungagung Siapkan SPKLU di Wilayah Strategis

 Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur tengah menyiapkan SPKLU guna mendukung operasional becak listrik yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto.


 Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur tengah menyediakan pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) guna menunjang operasional becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto. 

Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto dengan program kepeduliannya membagikan becak listrik sebanyak 200 unit di daerah Tulungagung yang disalurkan oleh yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) pada Sabtu (10/1/2026). 

Mengenai hal tersebut, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, pada Minggu (11/1/2026) mengungkapkan komitmen pemerintah daerah tersebut untuk memastikan program becak listrik tidak membebani para penerima. 

Dengan menyediakan kebutuhan perawatan rutin, servis berkala, dan penggantian aki apabila terjadi kerusakan. 

"Becak listrik ini kami pastikan tidak membebani pengemudi. Servis rutin, penggantian aki, hingga pengisian daya akan kami bantu," kata Gatut dikutip Antara. 

Aki becak listrik memiliki garansi enam bulan yang dalam masa tersebut apabila terjadi kerusakan, penggantiannya akan diberikan secara cuma-cuma kepada penerima bantuan.

Tak hanya itu, rencana pemerintah terkait pembangunan SPKLU juga dilakukan guna memudahkan pengemudi becak mengisi daya. 

Hingga kini, pemerintah daerah tengah melakukan pemetaan untuk menentukan lokasi strategis pembangunan SPKLU tersebut. 

Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung Iswahyudi menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN setempat.

Iswahyudi mengungkapkan akan segera mengirimkan surat permohonan resmi kepada PLN sebagai langkah awal oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

Kemudian, ia akan melakukan survei terkait lokasi strategis pembangunan SPKLU. 

Penentuan lokasi tersebut akan disesuaikan dengan lokasi pangkalan becak yang selama ini digunakan. Beberapa lokasi tersebut di antaranya, Stasiun Tulungagung dan Terminal Tipe A Gayatri yang dinilai strategis. 

"Setelah surat permohonan dikirim, kami bersama PLN akan melakukan survei lokasi untuk menentukan titik pembangunan SPKLU," katanya. 

 Program Becak Listrik

 Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik S. Deyang, menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur menjadi prioritas dalam penyaluran becak listrik bagi penarik becak lansia sebelum program ini diperluas ke wilayah lain di luar Pulau Jawa.

Secara nasional, Yayasan GSN menargetkan penyaluran sebanyak 82.000 unit becak listrik.

Seluruh becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad, pabrikan dalam negeri yang juga memproduksi kendaraan Maung yang digunakan Presiden Prabowo Subianto. Selain PT Pindad, produksi becak listrik ini juga melibatkan PT LEN.
 
Sumber : Liputa6.com 
 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama