Ditjen Dukcapil gelar layanan adminduk pascabencana di Aceh Utara
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mengirimkan tim ke Kabupaten Aceh Utara dalam rangka percepatan pemulihan layanan administrasi kependudukan (adminduk) pascabencana di Aceh Utara. ANTARA/HO-Kemendagri
Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mengirimkan tim ke Kabupaten Aceh Utara dalam rangka percepatan pemulihan layanan administrasi kependudukan atau adminduk pascabencana di Aceh Utara.
Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mengirimkan tim ke Kabupaten Aceh Utara dalam rangka percepatan pemulihan layanan administrasi kependudukan atau adminduk pascabencana di Aceh Utara.
"Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penyerahan dokumen administrasi kependudukan kepada masyarakat terdampak bencana, yang meliputi Kartu Keluarga, KTP elektronik, akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak," ujar Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Muhammad Nuh Al-Azhar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Tim Ditjen Dukcapil tersebut juga berkoordinasi dengan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil bersama jajaran dan pihak terkait lainnya. Koordinasi tersebut membahas penguatan infrastruktur serta dukungan teknis pelayanan adminduk.
Layanan adminduk tersebut dilakukan di empat desa terdampak di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Kawasan tersebut merupakan daerah yang mengalami kerusakan paling signifikan di Aceh Utara.
Ia menambahkan Ditjen Dukcapil Kemendagri juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras, minyak, telur, dan kain sarung kepada masing-masing kepala desa. Selanjutnya bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah tersebut.
Nuh mengatakan Ditjen Dukcapil Kemendagri bersama jajaran juga mengunjungi Kantor Kecamatan Langkahan.
Di tempat tersebut, tim membuka layanan adminduk berupa penerbitan sebanyak 360 KK, 109 akta kelahiran, 11 akta kematian, 124 perekaman KTP elektronik, serta pencetakan KTP-el berjumlah 773 buah.
"(Tim) juga melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Kepolisian Resor Kabupaten Aceh Utara dalam rangka penguatan sinergi dan dukungan terhadap pelaksanaan layanan administrasi kependudukan di wilayah terdampak bencana," tuturnya.
Sumber : antaranews.com
Tags:
Politik
